Home > Syafa’at

Syafa’at Nabi saw pada Hari Hisab (Bagian Ketiga)

Syafa’at yang kedua akan diberikan kepada orang-orang tertentu sehingga mereka tidak mengalami hisab sama sekali. ثُمَّ يُقَالُ يَا مُحَمَّدُ ارْفَعْ رَأْسَكَ سَلْ تُعْطَهْ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ فَأَرْفَعُ رَأْسِي فَأَقُولُ أُمَّتِي يَا رَبِّ أُمَّتِي يَا رَبِّ أُمَّتِي يَا رَبِّ فَيُقَالُ يَا مُحَمَّدُ أَدْخِلْ مِنْ أُمَّتِكَ مَنْ لَا حِسَابَ عَلَيْهِمْ مِنْ الْبَابِ الْأَيْمَنِ مِنْ

Read More

Ragam Syafa’at Nabi saw

Syafa’at makna asalnya “menghimpun sesuatu pada yang sejenisnya” (dlammus-syai`i ila mitslihi), demikian ‘Allamah ar-Raghib al-Ashfahani menjelaskan dalam kitab Mufradat al-Qur`annya. Dari makna ini kemudian ada turunan makna “genap” (as-syaf’) sebagai kebalikan dari “ganjil” (watr/witir) karena genap menunjukkan makna memasukkan sesuatu pada yang sejenis agar genap. Bangsa Arab memakai istilah syafa’at

Read More