Aqidah

Menangkap Jin Penyebab Kesurupan

Menangkap Jin Penyebab Kesurupan

Ustadz tolong bantu jawab. Di satu rumah ada yang penghuninya sering kesurupan. Lalu mereka akan memanggil seorang Kyai yang bisa memasukkan jin ke dalam botol. Bagaimana solusinya? 0898-7188-xxxx

Hendak sampai kapan masyarakat dibodohi dalam hal jin. Sungguh aneh jika jin bisa menembus rumah bahkan naik ke langit, tetapi tidak bisa menembus botol. Kalau sudah masuk botol, aneh juga jika jin lainnya kemudian tidak bisa bantu melepaskannya. Terus botol itu suatu saat pasti pecah, pasti nyurup lagi. Kalau dikatakan botolnya tidak bisa ditembus jin karena sudah dikasih mantra, mengapa bukan rumahnya saja yang dikasih mantra. Demikian terus akan berkembang pertanyaan yang mempersoalkan keanehan klaim-klaim bodoh seputar jin.

Jin memang bisa mengganggu manusia, yakni lewat yuwaswisu fi shudurin-nas; membisikkan sesuatu ke dalam hati manusia. Dari sini maka orang yang kosong hatinya bisa menjadi stress atau bahkan bisa seperti agak gila. Tentunya tanpa menafikan pendapat sebagian ulama yang meyakini bahwa jin setan benar-benar bisa merasuki (nyurup) tubuh seorang manusia. Hanya satu yang jelas, semua itu akibat setan hadir di sekeliling manusia termasuk rumah dan punya kekuatan untuk mengganggu mereka. Jika setan tidak hadir di sekeliling manusia apalagi tidak punya kekuatan untuk mengganggu maka tidak akan mungkin ada yang namanya “kesurupan”.

Cara agar setan tidak mengganggu di sekeliling kehidupan seseorang adalah dengan mendawamkan dzikir di seluruh aktivitas, bukan dengan mempercayai klaim-kalim bodoh seperti di atas. Jika demikian berarti sama saja sudah terasuki setan karena sudah percaya hal-hal bodoh. Dalil-dalil bahwa dzikir bisa mengenyahkan setan di antaranya:

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

Apabila seseorang masuk rumahnya dan menyebut nama Allah (bismil-‘Llah) ketika masuk dan makan, maka setan akan berkata (kepada sesamanya): “Tidak ada tempat bermalam dan tidak juga makanan untuk kalian.” Tetapi jika ia masuk rumah dengan tidak menyebut Allah ketika masuknya, maka setan akan berkata: “Kalian mendapatkan tempat bermalam.” Dan jika ia tidak menyebut Allah ketika makannya, setan akan berkata: “Kalian mendapatkan tempat bermalam, juga makan malam.” (Shahih Muslim kitab al-asyribah bab adabit-tha’am was-syarab no. 5381)

إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ أَوْ أَمْسَيْتُمْ فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنْ اللَّيْلِ فَحُلُّوهُمْ فَأَغْلِقُوا الْأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ

Apabila waktu malam datang, atau masuk waktu sore, tahanlah anak-anak kalian, karena sungguh setan-setan berkeliaran saat itu. Jika telah berlalu waktu malam, lepaskanlah mereka. Tutuplah pintumu dengan menyebut nama Allah (basmalah), karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup (dengan nama Allah). Tutup dengan rapat wadah air minummu dengan menyebut nama Allah (basmalah), tutuplah wadah-wadahmu dengan menyebut nama Allah (basmalah), meski kamu hanya menyimpan sesuatu (semisal tongkat) di atasnya, dan padamkan pelitamu (Shahih al-Bukhari kitab bad`il-khalq bab shifat Iblis wa junudihi no. 3280)

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنْ اللَّهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

Apabila kamu naik tempat tidurmu, bacalah ayat kursi. Selamanya kamu akan dijaga oleh Allah dan setan tidak akan mendekat kepadamu (Shahih al-Bukhari kitab bad`il-khalq bab shifat Iblis wa junudihi no. 3275).